Kami Rindu Pada Mu Ya Rosululloh, SAW

🔴Tepat sembilan hari menjelang wafatnya Rosulullah Muhammad shalallahu alaihi wassalam, turunlah firman Allah Ta’ala

وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللهِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لاَ يُظْلَمُونَ

🏡“ Dan peliharalah diri kalian dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kalian semua dikembalikan kepada Allah.

Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikit pun tidak didzalimi.” (Al Baqarah : 281)

Semenjak itu raut kesedihan mulai tampak di wajah beliau yang suci. “Aku ingin mengunjungi syuhada Uhud ujar beliau.”

🗻Beliaupun pergi menuju makam syuhada Uhud, sesampainya disana beliau mendekati makam para syuhada dan berkata,

📥“Assalamu’alaikum wahai syuhada Uhud, kalian telah mendahului kami. Insya Allah kamipun akan menyusul kalian.”

Ditengah perjalanan pulang, rasulullah menangis 

🍄Para sahabat yang mendapinginya bertanya,
💭“Apa yang membuatmu menangis wahai Rasulullah?”

💬Beliau menjawab, “Aku rindu kepada saudara-saudaraku.”

Mereka berkata, “Bukankah kami adalah saudara-saudaramu wahai Rasulullah?”

💬Beliau menjawab, “Bukan, kalian adalah sahabat-sahabatku. Adapun saudara-saudaraku adalah mereka yang datang sesudahku, mereka beriman kepadaku padahal mereka belum pernah melihatku.”(HR. Ahmad)

🔰Subhanallah Alangkah tulusnya ungkapan itu..

Allah Ta’ala berfirman

🔴“Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah (sunnah/petunjuk)ku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Ali ‘Imran:31)

🔘Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

🔴”Demi Dzat, yang jiwa Muhammad di tanganNya (Allah). Pasti akan datang pada salah seorang dari kalian satu waktu, dan ia tidak melihatku, kemudian melihat aku lebih ia cintai dari keluarga dan hartanya”.[HR. Muslim]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *